Skip to content
Begadang dan Minuman Manis Jadi Bom Waktu, Dokter Beberkan Pemicu Jantung pada Anak Muda_SuaraMerdeka

SEMARANG, suaramerdeka.com – Kebiasaan begadang, minuman manis, makanan cepat saji hingga vaping ternyata bisa menjadi kombinasi berbahaya bagi kesehatan jantung anak muda.

Ironisnya, banyak kasus serangan jantung muncul tiba-tiba tanpa gejala jelas, membuat generasi produktif kini masuk kelompok yang paling perlu waspada. Generasi muda bisa saja terkena serangan jantung karena pola hidup yang kurang sehat.

Dokter Spesialis Kardiologi dan Operator CHIP, Dr Wan Faizal Bin Wan Rahimi Shah menuturkan, penyakit jantung tidak hanya menyerang orang tua. Saat ini, banyak generasi muda mulai mengalami gangguan jantung karena pola hidup yang kurang sehat. Beberapa faktor penyebabnya antara lain, sering mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman manis, kurang olahraga, begadang dan kurang tidur, merokok atau vaping, stres berlebihan, obesitas.

”Sudah banyak pasien yang tiba-tiba terkena serangan jantung bahkan tanpa ada gejala apapun. Dan mereka tidak hanya usia tua tetapi juga menyerang usia muda sekitar usia 20-30 tahun,” tuturnya saat Seminar Penyakit Jantung yang diselenggarakan Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL) di Semarang, akhir pekan lalu.

Dikatakannya, adapun beberapa tanda yang perlu diwaspadai. Di antaranya, nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar tidak normal, mudah lelah, pusing atau pingsan.

”Bagi pasien yang sudah teridap penyakit jantung, haruslah rutin mengonsmsi obat aspirin, statin dan nitrat. Obat digunakan untuk mengontrol gejala,memperlambat perkembangan dan mengurangi resiko. Serta melaksanakan beberapa pemeriksaan awal, tes darah, elektrokardioram, uji stres latihan, ekokardiografi stres, uji stres nuklir, CT arteri koroner dan lainnya,” katanya. Sementara itu, Indonesia Representatif CVSKL, Luluk Widyasari mengatakan, CVSKL (Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur) adalah rumah sakit spesialis swasta terkemuka di Malaysia yang berpusat pada penanganan jantung dan pembuluh darah.

Berlokasi di KL Sentral, rumah sakit ini menawarkan akses transportasi yang sangat mudah bagi pasien internasional.

”Selama ini banyak pasien dari Indonesia bahkan dari Semarang yang berobat jantung disana. Hampir 40% pasien CVSKL adalah warga negara Indonesia,” ujarnya. Didukung oleh 6 Pusat Program yang Unggul, bertujuan untuk memperkuat posisi CVSKL sebagai rumah sakit jantung terbaik yang ada di Malaysia. Yaitu memiliki Program Aritmia, CHIP Programme, program jantung struktural, program Vaskular & Endovaskular, program Jantung & Paru-paru dan program Diagnostik Jantung.***

Sumber